Bagaimana Pola Makan Sehat yang Sebenarnya?

Penting makan sayur dan buah setiap hari, ikan dan daging beberapa kali sepekan.
apa pola makan sehat

Saat ini pola makan sehat tidak perlu menjadi siksaan. Perubahan sedikit dalam pola makan mendatangkan perbedaan besar, walaupun Anda mengikutinya dengan tidak tepat benar. Ada beberapa tip yang sangat mudah yang akan dapat memperbaiki kesehatan Anda dan seluruh keluarga.

Anda hanya perlu makan makanan yang benar sebanyak 80 persen dari seluruh waktu Anda, sisanya, apa yang Anda makan tidaklah penting.

Awas! Jangan berikan makanan dengan kandungan garam tinggi pada bayi dan anak kecil; ginjal mereka belum cukup kuat menanganinya.

Tubuh kita memerlukan menu seimbang setiap kali kita makan, tapi makanan yang bervariasi setiap hari akan meningkatkan kesehatan. Jangan terlalu khawatir jika anak Anda sedang bosan makan, sajikan berbagai jenis makanan.

Aturan emas untuk pola makan sehat

Mulailah dari perubaha kecil dalam kebiasaan makan, ini akan membuahkan imbalan besar. Jadi tidak perlu berlebihan dan mengubah seketika pola makan Anda. Lakukan satu atau dua penyesuaian kecil dalam seminggu. Misal, selingi nasi dengan ubi rebus.

Makanlah sayuran setiap hari untuk memenuhi kebutuhan karotenoid, yang membantu mencegah kanker.

Minumlah secukupnya, sekitar 6-8 gelas cairan setiap hari, tidak selalu harus air putih, cairan apa saja boleh. Misal, selingi air dengan jus buah, kuah sayur, dan susu. Jika Anda suka teh, ini masuk dalam hitungan. Jangan abaikan rasa haus terlalu lama kecuali Anda sedang berpuasa.

Sarapan penting. Menurut penelitian, orang dengan pola makan yang lebih sehat dan rutin makan pagi cenderung memiliki tubuh lebih langsing. Jangan mengonsumsi makanan berat terlalu malam karena dapat mempersulit Anda tidur dan membebani sistem pencernaan.

pola makan sehat cukup sayur, buah, ikan, daging

Asalkan makan menu makanan yang seimbang, orang sehat tidak memerlukan suplemen vitamin. Jangan tergoda dengan vitamin-vitamin atau mineral ‘super’.

Pola makan sehat bagi anak usia 2 tahun ke atas, mulailah mengurangi makanan berlemaknya. Beri mereka susu semi-skim, hindari atau hilangkan sama sekali lemak daging. Utamakan memanggang daripada menggoreng.

Idealnya, kita memerlukan tiga porsi buah dan sayur setiap hari, apakah segar, beku, atau kalengan. Pada musim sayur atau buah dapat ditingkan menjadi lima porsi sehari.

Makanlah ikan sedikitnya sekali seminggu, terutama ikan berlemak. Ini sangat baik untuk membantu kesehatan jantung.

Untuk kebutuhan flavonoid, minumlah teh, ini tampaknya membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, dan bisa memperlambat proses penuaan.

Pola makan sehat dengan mengurangi karbohidrat murni seperti gula. Sekitar separuh kalori kita sebaiknya berasal dari karbohidrat yang tidak dimurnikan. Misal, nasi dalam berbagai bentuk, sereal padi-padian, kentang (yang berkulit sangatlah baik), ubi, kacang polong, buncis, dan buah.

Total
26
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *