Mapel Biologi Kelas 10, 11, 12 Wajib dan Pilihan

mapel biologi thumbnail

Mapel Biologi merupakan mata pelajaran wajib di SMA kelas 10, 11, dan 12. Di sini saya akan menjelaskan beberapa hal penting terkait mapel ini berdasarkan Kurikulum 2013 (revisi) dan kurikulum Merdeka.

Mapel Biologi Kurikulum 2013 Revisi

Mari kita lihat rincian bab untuk setiap kelas.

Untuk kelas 10, topik-topik yang dibahas antara lain Ruang Lingkup Biologi, Keanekaragaman Hayati, Klasifikasi Makhluk Hidup, Virus, Archaeobacteria dan Eubacteria (Monera), Grup Protista, Fungi (Jamur), Plantae (Tumbuhan Tingkat Rendah dan Tingkat Tinggi), Animalia (Invertebrata dan Vertebrata), serta Ekologi.

Pada kelas 11, materi yang diajarkan meliputi Sel, Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan, Jaringan Hewan, Struktur dan Fungsi Tulang, Struktur dan Fungsi Sendi, Sistem Peredaran Darah, Struktur dan Fungsi Sel pada Sistem Pencernaan, Sistem Pernafasan, Sistem Ekskresi, Sistem Reproduksi, dan Sistem Imun.

Sementara itu, untuk kelas 12, fokus materi meliputi Pertumbuhan dan Perkembangan, Metabolisme (termasuk Katabolisme dan Anabolisme), Materi Genetik, Pembelahan Sel, Pola Hereditas, Mutasi, Evolusi (termasuk Asal-Usul Kehidupan), dan Bioteknologi.

Selain itu, beberapa bab spesifik untuk kelas XII menurut kurikulum 2013 revisi terbaru termasuk Pertumbuhan dan Perkembangan, Metabolisme, Materi Genetik, Pembelahan Sel, Pewarisan Sifat Makhluk Hidup, Pola-Pola Hereditas pada Makhluk Hidup, Hereditas Manusia, Mutasi pada Mahluk Hidup, Evolusi, dan Bioteknologi.

Pembahasan mapel Biologi untuk kelas XI, mencakup topik Jaringan Epitel dan Jaringan Ikat, Jaringan Otot dan Jaringan Saraf, Sistem Gerak pada Manusia, Sistem Sirkulasi pada Manusia, Sistem Pencernaan pada Manusia, Sistem Pernafasan, Sistem Eksresi, Sistem Koordinasi, serta tentang Psikotropika dan Sistem Reproduksi.

Kurikulum ini menyediakan landasan yang komprehensif dan mendalam untuk memahami biologi, dengan pendekatan yang mencakup teori dan praktik. Setiap topik akan memberikan pemahaman menyeluruh tentang aspek biologi yang berbeda, mulai dari tingkat seluler hingga sistem organ, serta aplikasi bioteknologi dan pemahaman tentang evolusi kehidupan.

Selanjutnya kita akan melihat bagaimana strutur mapel Biologi pada Kurikulum merdeka.

Mapel Biologi Kurikulum Merdeka

Kurikulum merdeka membagi peserta didik menjadi dua fase, yaitu fase E (kelas 10) dan fase F (kelas 11 dan 12). Capaian umum dan capaian per elemen berdasarkan fase bukan kelas. Seorang guru wajib mengetahui rasional, tujuan, dan karakteristik mata pelajaran ini. Biasakan diri Anda dengan istilah CP (Capaian Pembelajaran) dan ATP (Alur Tujuan Pembelajaran).

CP & ATP per Fase

Fase E (Kelas 10)

Capaian Umum

Pada akhir fase E dalam proses pembelajaran mapel Biologi, peserta didik diharapkan telah mengembangkan keterampilan untuk tanggap dan aktif dalam menghadapi isu global. Kemampuan ini meliputi:

  1. Mengamati: Peserta didik dapat memperhatikan fenomena atau masalah yang terjadi di dunia.
  2. Mempertanyakan dan Memprediksi: Mereka belajar bertanya dan membuat prediksi tentang isu-isu tersebut.
  3. Merencanakan dan Melakukan Penelitian: Mereka diharapkan bisa merencanakan dan melaksanakan penelitian untuk mengumpulkan informasi.
  4. Memproses dan Menganalisis Data dan Informasi: Kemampuan untuk memproses dan menganalisis data yang diperoleh dari penelitian.
  5. Mengevaluasi dan Merefleksi: Menilai dan merefleksikan hasil penelitian dan analisis mereka.
  6. Mengkomunikasikan: Dapat menyampaikan hasil temuan mereka, misalnya melalui proyek sederhana atau simulasi visual dengan menggunakan teknologi.

Fokusnya adalah pada isu-isu seperti energi alternatif, pemanasan global, pencemaran lingkungan, nanoteknologi, bioteknologi, kimia dalam kehidupan sehari-hari, pemanfaatan limbah dan bahan alam, serta pandemi akibat infeksi virus.

Selain itu, tujuan akhir dari semua proses ini adalah untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs). Di samping itu, melalui keterampilan proses ini juga dibangun sikap ilmiah dan profil pelajar Pancasila yang mencakup nilai-nilai dasar sebagai warga negara Indonesia.

Capaian per Elemen
Pemahaman Biologi

Pada akhir fase E, dalam proses pembelajaran mapel Biologi, peserta didik memiliki kemampuan antara lain:

  • menciptakan solusi atas permasalahan-permasalahan berdasarkan isu lokal, nasional atau global terkait pemahaman keanekaragaman makhluk hidup dan peranannya,
  • virus dan peranannya (misalnya vaksin),
  • inovasi teknologi biologi,
  • komponen ekosistem dan interaksi antar komponen,
  • serta perubahan lingkungan.
Keterampilan proses
  1. Mengamati
    Mampu memilih alat bantu yang tepat untuk melakukan pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail yang relevan dari obyek yang diamati.
  2. Mempertanyakan dan memprediksi
    Mengidentifikasi pertanyaan dan permasalahan yang dapat diselidiki secara ilmiah. Peserta didik menghubungkan pengetahuan yang telah dimiliki dengan pengetahuan baru untuk membuat prediksi.
  3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
    Peserta didik merencanakan penyilidikan ilmiah dan melakukan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan. Peserta didik melakukan pengukuran atau membandingkan variabel terikat dengan menggunakan alat yang sesuai serta memperhatikan kaidah ilmiah.
  4. Memproses, menganalisis data dan informasi Menafsirkan informasi yang didapatkan dengan jujur dan bertanggung jawab. Menganalisis menggunakan alat dan metode yang tepat, menilai relevansi informasi yang ditemukan dengan mencantumkan referensi rujukan, serta menyimpulkan hasil penyelidikan.
  5. Mengevaluasi dan refleksi
    Mengevaluasi kesimpulan melalui Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi dan mengusulkan saran perbaikan untuk proses penyelidikan selanjutnya.
  6. Mengomunikasikan hasil
    Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh termasuk di dalamnya pertimbangan keamanan, lingkungan, dan etika yang ditunjang dengan argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan.
Contoh ATP

Fase F (Kelas 11-12)

Capaian Umum

Di akhir fase F, peserta didik diharapkan telah mencapai beberapa kemampuan penting dalam mapel biologi, yaitu:

  1. Mendeskripsikan Bioproses dalam Sel: Mereka mampu menjelaskan proses-proses yang terjadi di dalam sel, termasuk bagaimana sel-sel bekerja dan berinteraksi.
  2. Menganalisis Keterkaitan Struktur dan Fungsi Organ pada Sistem Organ: Peserta didik mampu memahami dan menganalisis bagaimana struktur organ tertentu mendukung fungsinya dalam sistem organ tubuh, serta memahami kelainan atau gangguan yang bisa terjadi pada sistem organ tersebut.
  3. Menerapkan Konsep Pewarisan Sifat: Mereka memiliki kemampuan untuk menerapkan konsep genetika dan pewarisan sifat dalam konteks kehidupan sehari-hari.
  4. Memahami Pertumbuhan dan Perkembangan: Memahami dan menerapkan konsep tentang bagaimana organisme tumbuh dan berkembang.
  5. Mengevaluasi Gagasan Baru tentang Evolusi: Kemampuan untuk mengevaluasi dan memahami teori-teori atau gagasan baru yang berkaitan dengan evolusi.
  6. Penerapan Konsep dalam Menyelesaikan Masalah: Menggunakan pengetahuan yang diperoleh untuk menyelesaikan masalah kehidupan nyata secara mandiri, yang bisa meliputi penciptaan ide atau produk sebagai solusi atas masalah tersebut.

Selain itu, proses pembelajaran ini juga bertujuan untuk membangun sikap ilmiah dan membentuk profil pelajar Pancasila, yang meliputi nilai-nilai dasar seperti keingintahuan, integritas, tanggung jawab, serta nilai-nilai lain yang sesuai dengan prinsip-prinsip Pancasila.

Pemahaman Biologi

Pada akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan pada mapel Biologi mencakup hal-hal berikut:

  • mendeskripsikan struktur sel serta bioproses yang terjadi seperti transpor membran dan pembelahan sel;
  • menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut;
  • memahami fungsi enzim dan mengenal proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh;
  • serta memiliki kemampuan menerapkan konsep pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan, mengevaluasi gagasan baru mengenai evolusi, dan inovasi teknologi biologi.
Keterampilan proses
  1. Mengamati
    Mampu memilih alat bantu yang tepat untuk melakukan pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail yang relevan dari obyek yang diamati.
  2. Mempertanyakan dan memprediksi
    Merumuskan pertanyaan ilmiah dan hipotesis yang dapat diselidiki secara ilmiah.
  3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
    Peserta didik merencanakan dan memilih metode yang sesuai berdasarkan referensi untuk mengumpulkan data yang dapat dipercaya, mempertimbangkan resiko serta isu-isu etik dalam penggunaan metode tersebut. Peserta didik memilih dan menggunakan alat dan bahan, termasuk penggunaan teknologi digital yang sesuai untuk mengumpulkan serta mencatat data secara sistematis dan akurat.
  4. Memproses, menganalisis data dan informasi Menafsirkan informasi yang didapatkan dengan jujur dan bertanggung jawab. Menggunakan berbagai metode untuk menganalisa pola dan kecenderungan pada data. Mendeskripsikan hubungan antar variabel serta mengidentifkasi inkonsistensi yang terjadi. Menggunakan pengetahuan ilmiah untuk menarik kesimpulan yang konsisten dengan hasil penyelidikan.
  5. Mengevaluasi dan refleksi
    Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi dan mengusulkan saran perbaikan untuk proses penyelidikan selanjutnya.
  6. Mengomunikasikan hasil
    Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh termasuk di dalamnya pertimbangan keamanan, lingkungan, dan etika yang ditunjang dengan argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan.
Contoh ATP

Ringkasan Mapel Biologi

Pada mapel biologi, peserta didik akan mengembangkan pemahaman dalam materi biologi serta meningkatkan keterampilan proses seperti pengamatan, evaluasi, dan berpikir kritis. Di samping itu, melalui keterampilan proses ini juga dibangun sikap ilmiah dan profil pelajar Pancasila yang mencakup nilai-nilai dasar sebagai warga negara Indonesia.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *