Metode Ilmiah, Apa Saja Langkah-langkahnya?

Ilmu biologi mutlak merupakan hasil kajian ilmiah yang bersifat objektif, logis, dan dapat diulang. Kajian ilmiah dilakukan cara-cara tertentu yang disebut metode ilmiah.
langkah metode ilmiah

Tujuan pembelajaran. Setelah kegiatan pembelajaran kalian dapat mengidentifikasi, menyebutkan dan menjelaskan pendekatan permasalahan biologi melalui metode ilmiah dengan prinsip keslamatan kerja dengan sikap teliti, tanggung jawab, mandiri dan disiplin serta bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Biologi adalah ilmu murni, satu kelompok dengan ilmu fisika, kimia, maupun matematika. Biologi menjadi dasar pengembangan ilmu-ilmu terapan seperti kedokteran, pertanian, peternakan, dan farmasi. Jika Anda ingin menguasai ilmu-ilmu terapan tersebut maka konsep-konsep dalam ilmu biologi harus Anda kuasai terlebih dahulu.

Konsep-konsep dalam ilmu biologi mutlak merupakan hasil kajian ilmiah yang bersifat objektif, logis, dan dapat diulang. Kajian ilmiah sendiri dilakukan cara-cara tertentu yang disebut metode ilmiah yang meliputi observasi, hipotesis, eksperimen, pengambilan kesimpulan, dan teori. Para biologiwan atau peneliti bidang ilmiah lainnya dapat bekerja di lapangan atau laboratorium dengan metode tersebut untuk menemukan sesuatu yang bermanfaat. Penemuan-penemuan tersebut dapat diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia seperti pengobatan, pengawetan makanan, hingga komputer dan politik.

Langkah-langkah dalam Metode Ilmiah

Observasi

Observasi atau pengamatan dilakukan utuk menentukan masalah yang terjadi atau yang akan diteliti. Pada tahap ini seseorang perlu mengumpulkan data dan penelitian awal. Masalah yang diamati dapat berupa isu-isu yang sedang hangat di masyarakat ataupun fenomena-fenomena alam yang terjadi di sekitar kita. Output yang diharapkan setelah melakukan observasi adalah latar belakang dan tujuan yang mendasari dilakukannya suatu penelitian.

Hipotesis

Setelah menentukan latar belakang masalah dan tujuan penelitian, beberapa langkah disusun untuk memperoleh data sementra. Data tersebut digunakan untuk menentukan dugaan sementara sebagai jawaban atas permasalahan yang ada. Hipotesis ini harus diuji melalui penelitian yang berulang-ulang untuk mendapatkan jawaban yang pasti dan dapat menghasilkan teori baru.

Penelitian

Sebuah penelitian ilmiah harus mengandung aspek yang terukur yang disebut variabel dan pembanding (kontrol). Variabel yang digunakan dapat berupa variabel bebas ataupun variabel terikat. Variabel bebas merupakan variabel yang ingin dilihat pengaruhnya, sedangkan variabel terikat merupakan variabel yang berfungsi sebagai tanggapan terhadap perlakukan yang diberikan.

Kesimpulan

Data hasil penelitian akan dianalisa untuk mencapai sebuah kesimpulan. Lalu peneliti membandingkan hasil analisis tersebut dengan hipotesis yang telah ditetapkan di awal penelitian. Setelah membandingkannya, peneliti dapat menentukan apakah hipotesis tersebut diterima atau ditolak. Hipotesis dikatakan diterima jika cocok dengan hasil analisis data penelitian. Hipotesis akan ditolak jika tidak cocok dengan atau bertolak belakang dengan hasil analisis penelitian.

Teori

Hipotesis yang diterima harus diuji kembali melalui penelitian berulang untuk dijadikan sebuah teori. Jadi, hipotesis dapat menjadi teori jika ketika hipotesis tersebut diuji kembali melalui prosedur penelitian yang sama akan selalu menghasilkan kesimpulan yang sama.

Soal Metode Ilmiah

Pilihlah satu jawaban yang paling benar

1. Sebelum melakukan penelitian ilmiah, peneliti harus mempersiapkan hal-hal berikut, kecuali ….
A. Alat dan bahan
B. Metode penelitian
C. Laporan penelitian
D. Objek penelitian
E. Variable data yang akan diukur

2. Pada percobaan “Pengaruh zat pewangi pakaian terhadap kehidupan ikan”, digunakan ikan dengan jumlah dan berat ikan yang sama. Hal tersebut merupakan variabel ….
A. Terikat
B. Bebas
C. Control
D. Respon
E. Manipulasi

3. Berikut ini yang bukan merupakan kegiatan observasi adalah ….
A. Melihat
B. Mendengar
C. Mengukur
D. Membaui
E. Meramalkan

4. Pada penulisan makalah terdapat bab yang membahas pengolahan data, yaitu bagian ….
A. Abstrak
B. Pembahasan
C. Kerangka teori
D. Prakata
E. Metodologi penelitian

5. Beras merupakan makanan pokok yang dikonsumsi sebagian besar orang Indonesia. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa konsumen pada umumnya mencari dan membeli beras yang putih dan bersih. Hasil pengujian petugas BPOM menemukan beras yang mengandung zat pengawet, seperti formalin, boraks, dan zat pemutih seperti klorin. Hal ini tentu sangat merugikan konsumen dari segi kesehatan dan kualitas beras. Manakan langkah metode ilmiah yang dapat dilakukan konsumen untuk mengetahui kandungan zat pemutih pada beras?
A. Mengumpulkan sejumlah fakta dari berbagai sumber terpercaya, tentang bahayanya mengonsumsi beras yang mengandung zat pemutih.
B. Melakukan eksperimen dengan menggunakan mesin penggiling untuk mengetahui kandungan zat pemutih pada beras.
C. Membuat hipotesis tentang pengaruh penggunaan zat pemutih, seperti klorin dalam beras yang dapat membahayakan tubuh manusia.
D. Malakukan eksperimen untuk membuktikan kandungan zat pemutih pada beras dengan menggunakan iodine.
E. Menyediakan alat pendeteksi untuk membuktikan adanya kandungan zat pemutih pada beras di rumah masing – masing.

6. Berikut ini yang bukan merupakan sikap yang harus diterapkan oleh seorang ilmuwan adalah ….
A. peduli terhadap lingkungan
B. melakukan penelitian untuk meningkatkan citra diri
C. disiplin dan bertanggung jawab
D. tekun dan teliti
E. tidak memanipulasi data

7. Suatu percobaan biasanya dimulai dengan adanya ….
A. hiptesis
B. kesimpulan
C. masalah
D. tanya jawab
E. diskusi

8. Dalam tahapan metode ilmiah, percobaan dilakukan setelah ….
A. pengumpulan data
B. mengajukan hipotesis
C. menarik kesimpulan
D. menentukan tujuan
E. menemukan masalah

9. Kesimpulan dari suatu percobaan merupakan ….
A. intisari percobaan
B. jawaban sementara atau hipotesis
C. jawaban atas pertanyaan suatu percobaan
D. tahapan awal dari suatu eksperimen
E. uji kebenaran

Total
0
Shares
Related Posts