Sintesis Protein: Transkripsi dan Translasi

Sintesis protein artinya membuat protein. Dua langkah utama dari proses ini: transkripsi dan translasi.
langkah-sintesis-protein

Sintesis protein adalah istilah yang berarti membuat protein. Dalam pelajaran ini, kita akan belajar tentang sintesis protein dan dua langkah utama dari proses ini, yaitu: transkripsi dan translasi.

Apa itu sintesis protein?

Ketika Anda ingin membuat kue, Anda akan mengikuti resep. Resep itu memberi tahu Anda bahan apa yang Anda gunakan dan peralatan apa yang Anda perlukan, seperti gula, tepung, telur, mixer, dan mangkuk. Ketika sel-sel tubuh Anda ingin membuat protein, mereka juga mengikuti resep.

Resep untuk ‘membuat’ protein menggunakan bahan-bahan seperti mRNA, tRNA, dan asam amino serta peralatan khusus yang bernama ribosom. Dalam pelajaran ini, kita akan berbicara tentang bagaimana sel Anda menggunakan bahan sintesis protein untuk membangun protein baru di dalam ribosom.

Bagaimana sintesis protein bekerja? Apa langkah-langkahnya?

Ada banyak protein berbeda dalam tubuh Anda, dan setiap protein memiliki kode rahasianya sendiri. Kode rahasia itu ditemukan di dalam inti sel Anda dalam sebuah molekul yang kita kenal sebagai DNA. Untuk membuat protein baru, kode rahasia harus diselundupkan keluar dari nukleus dan masuk ke ribosom, yang merupakan organel pembuat protein. Organel seperti pabrik kecil di dalam sel Anda yang mengurus kebutuhan sel.

Untuk mendapatkan kode rahasia dari nukleus ke ribosom, kita membutuhkan utusan. Messenger yang membawa informasi genetik dari nukleus ke ribosom disebut messenger RNA, atau disingkat mRNA.

Transkripsi

Ada dua langkah sintesis protein: transkripsi dan translasi. mRNA dibuat selama langkah pertama sintesis protein, yaitu transkripsi. Jika Anda mentranskrip sesuatu, itu berarti Anda menuliskannya. Jadi, pada langkah ini, informasi genetik DNA, atau kode rahasia, akan ditulis ke untaian mRNA. Ingatlah bahwa DNA berada di dalam inti sel. Jadi, transkripsi terjadi dalam nukleus (inti sel).

Translasi = penerjemahan

Setelah mRNA dibuat, ia dapat menyelundupkan kode genetik untuk membuat protein baru keluar dari nukleus dan menuju ke ribosom. Ribosom adalah tempat langkah kedua sintesis protein, yang disebut translasi, berlangsung. Ketika Anda menerjemahkan sesuatu, seperti bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia, Anda mengubah kata-kata yang tidak jelas menjadi kata-kata yang masuk akal bagi Anda. Klarifikasi inilah yang terjadi di dalam ribosom: kode rahasia dari mRNA diubah, atau diterjemahkan, ke dalam bahasa protein.

Kode genetik pada mRNA diletakkan sebagai urutan unit tertentu yang disebut nukleotida. Urutan tiga nukleotida pada untai mRNA disebut kodon. Ketika protein siap untuk dirakit, asam amino dibawa ke ribosom. Asam amino adalah blok bangunan protein. Asam amino dibawa ke ribosom melalui transfer RNA, atau disingkat tRNA.

Molekul tRNA memiliki urutan tiga nukleotidanya sendiri, yang disebut antikodon. tRNA mencocokkan antikodonnya dengan kodon yang tepat pada mRNA. Ketika kecocokan ditemukan, tRNA menempatkan asam aminonya pada mRNA, dan protein baru akan membangun satu asam amino pada satu waktu.

Soal

1. Pada siklus kehidupan sel, benang kromosom tidak ditemukan pada tahap ….
A. profase
B. anafase
C. interfase
D. metafase
E. telofase

2. Saat paling tepat menghitung jumlah kromosom adalah metafase, karena pada fase
tersebut ….
A. terbentuk kromatida
B. kromatida berjejer di bidang equator
C. kromosom bergerak ke kutub yang berlawanan
D. kromosom berubah jadi kromatin
E. kromatin berubah jadi kromosom

3. Ciri-ciri berikut merupakan beberapa tahapan pembelahan meiosis.
1) Kromosom homolog melekat satu sama lain.
2) Terbentuk tetrad atau bivalen.
3) Kemungkinan terjadi saling tukar-menukar gen.
4) Kromosom homolog mengatur diri pada bidang ekuator.
5) Kromosom homolog berpisah.
6) Kromosom menuju kutub-kutub yang berlawanan.

Ciri tahapan pembelahan yang terjadi pada profase I ditunjukkan nomor ….
A. 1 – 2 – 3
B. 2 – 3 – 4
C. 3 – 4 – 5
D. 3 – 4 – 6
E. 4 – 5 – 6

4. Semua ciri-ciri di bawah ini merupakan ciri tahap telofase pembelahan mitosis kecuali ….
A. menebalnya benang-benang kromatin
B. terbentuk membran nukleus kembali
C. terjadi pembelahan plasma sel pada bidang pembelahan
D. benang-benang kromatin mencapai kutub sel
E. terbentuk nukleolus kembali

5. Perhatikan gambar pembelahan sel di bawah ini!

Sel tersebut berada pada fase ….
A. profase I
B. metafase I
C. metafase II
D. profase II
E. anafase II

6. Secara garis besar langkah pencetakan protein terjadi melalui 2 tahap yaitu ….
A. replikasi dan sintesis
B. translasi dan replikasi
C. transkripsi dan translasi
D. sintesis dan replikasi
E. sintesis dan translasi

7. Perhatikan daftar kodon sebagai berikut.

Kodon | Asam Amino
S A A – glutamin
U U G – leusin
A G A – arginin
G S U – alanin
S S A – prolin

Jika urutan asam amino yang terbentuk adalah glutamin – leusin – arginin – alanin – prolin, maka kodo gennya adalah ….
A. GTT AAS TST SGA GGT
B. GAA TTG AGA GST SSA
C. SUU AAS USU SGA GGU
D. GAA UUG AGA GSU SSA
E. TTS SAA TST AGS TGG

8. Pembelahan meiosis/reduksi bertujuan untuk…..
A. membentuk 4 sel anak yang sama dengan induk
B. mempertahankan jumlah kromosom sel anak
C. agar jumlah kromosom generasi berikutnya tetap
D. mempertahankan sifat kromosom
E. membagi sifat kromosom agar sama

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts