Struktur dan Fungsi Sel

Materi Struktur dan Fungsi Sel merupakan lanjutan materi sebelumnya, Komponen Kimiawi Penyusun Sel.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini kalian dapat:

  1. Mengidentifikasi berbagai organel yang menyusun sebuah sel
  2. Menjelaskan struktur dan fungsi organel-organel sel

Tubuh makhluk hidup tersusun atas sel. Ada yang berupa satu sel saja, misalnya bakteri, dan ada juga yang tersusun atas banyak sel, jutaan, bahkan milyaran. Tubuh Anda dari ujung kaki sampai ujung rambut, terbentuk dari triliunan sel.

Sebuah sel dapat sebesar bola kasti (misal kuning telur burung unta), tetapi sel bisa sedemikian kecil sehingga seratus sel yang diletakkan berjajar akan sama besarnya dengan sebutir pasir atau titik di akhir kalimat. Sebuah sel yang sangat kecil seperti protista dan bakteri hanya dapat Anda lihat menggunakan mikroskop. Karena sangat kecil mereka diukur dalam satuan nanometer. Satu nanometer adalah sepersejuta milimeter.

Mengapa mempelajari tentang sel? Banyak bidang biologi bergantung pada pemahaman tentang sel. Ilmu yang mempelajari sel disebut sitologi.

Definisi Sel – Apakah Sel Itu?

Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Sel sebagai unit struktural berarti bahwa ia merupakan penyusun struktur tubuh organisme. Sel sebagai unit fungsioanl berarti bahwa ia mengatur proses dan aktivitas kehidupan organisme.

Jadi, ditinjau dari fungsinya, fungsi kehidupan ini dikerjakan oleh tiap individu sel. Fungsi kehidupan organisme tingkat tinggi (termasuk manusia), misalnya bernapas, dikerjakan oleh tiap sel dari organ-organ pernapasan.

Ditinjau dari perkembangan, sel merupakan unit perkembangan karena tiap jenis jaringan dan alat tubuh didahului oleh pembentukan jenis sel tertentu. Setiap sel kulit Anda yang mati akan tergantikan oleh sel kulit yang tumbuh di lapisan bawahnya.

Ditinjau dari keturunan, sel merupakan unit hereditas. Dalam inti sel terdapat kromosom yang mengandung gen-gen (faktor keturunan). Semua sifat turun dari orang tua ke anaknya.

Struktur dan fungsi Sel

Bagiamana bentuk dan ukuran sel? Lihat gambar berikut yang saya ambil dari buku “Campbell Biology”.

sel paru-paru
Gambar Sebuah sel paru-paru dari kadal air membelah menjadi dua sel yang lebih kecil yang akan tumbuh dan membelah lagi.

Apakah Anda bisa menentukan bagaimana bentuknya? Atau itu terlalu rumit? Coba saksikan video berikut yang menampilkan sel-sel daun yang diamati dengan mikroskop.

Tidak semua sel berukuran sangat kecil dan hanya terlihat dengan mikroskop. Kuning telur juga merupakan sebuah sel. Itu ukuran yang cukup besar, bukan?

Bentuk dan ukuran sel bermacam-macam, tergantung pada tempat, fungsi, dari jaringan yang disusunnya. Sebuah sel mengandung bagian-bagian yang disebut organel. Organel di dalam sel mempunyai fungsi yang berbeda satu sama lainnya. Organel tersebut adalah membran, inti, retikulum endoplasma, ribosom, badan golgi, mitokondria, lisosom, vakuola, plastida, sentrosom. Tidak semua organel tersebut hadir dalam sebuah sel. Sebagai contoh, plastida tidak ada dalam sel hewan.

Sel-sel bekerja sama untuk melakukan fungsi penting dalam suatu organisme. Sel-sel tertentu melakukan tugas khusus, misalnya sel darah merah, khusus mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

a) Membran sel

Membran atau selaput terletak paling luar sel dan membungkus suatu massa, yaitu protoplasma. Membran sel sering disebut juga membran plasma yang terusun atas senyawa kimia lipoprotein (gabungan lipid atau lemak dengan protein). Molekul-molekul penyusun membran plasma membentuk lapisan fosfolipid rangkap. perbedaan sifat penyusun fosfolipid menyebabkan membran plasma bersifat selektif permeabel atau semi permeabel. Artinya, membran sel hanya dapat dilewati oleh zat tertentu, tetapi tidak dapat dilewati oleh zat lainya. Zat yang dapat melewatinya ialah air, zat yang larut dalm lemak, dan ion tertentu.

Membran sel berfungsi pelindung sel dan pengatur keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel. Pada sel tumbuhan struktur yang serupa dengan membran adalah adalah dinding sel yang berfungsi :

  • Melindungi bagian sel yang terletak lebih dalam
  • Memperkokoh sel
  • Mencegah agar sel tidak pecah
  • Menjadi tempat berpindahnya air dan mineral

b) Inti sel

Nukleus atau inti sel biasanya berbentuk oval atau bulat ang berada di tengah-tengah sel. Ia merupakan organel terbesar yang paling jelas terlihat ketika diamati dengan mikriskop. Inti sel merupakan tempat sintesis DNA (Deoxyribonucleic acid) dan RNA (Ribonuleic acid). Di dalam inti sel (nukleus) terdapat anak inti sel (nukleolus). Fungsi utama nukleus adalah mengatur seluruh kegiatan sel. Ia juga berperan dalam pewarisan sifat karena mengandung DNA. Di dalam DNA tersimpan informasi genetik (gen) yang berguna dalam proses pewarisan sifat.

c) Retikulum endoplasma

Retikulum endoplasma (RE) yaitu struktur benang-benang yang bermuara di inti sel
(nukleus). Bentuknya menyerupai kantung pipih, bermuara di inti sel. RE juga terhubung dengan membran inti sel.

Ada dua jenis RE yaitu RE granuler (RE kasar) dan RE Agranuler (RE halus). Retikulum endoplasma berfungsi menyusun dan menyalurkan zat-zat ke dalam sel (alat transportasi zat-zat dalam sel). Fungsi RE kasar adalah mengumpulkan protein dari dan ke membran sel. Sedangkan, fungsi RE halus adalah untuk mensintesis lipid, glikogen (gula otot), kolesterol, dan gliserida. Pada RE kasar terdapat ribosom dan RE halus tidak terdapat ribosom.

Terdapat dua bentuk retikulum endoplasma, yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus. Retikulum endoplasma kasar disebut demikian karena permukaannya ditempeli banyak ribosom. Ribosom yang mulai mensintesis protein dengan tempat tujuan tertentu, seperti organel tertentu atau membran, akan menempel pada retikulum endoplasma kasar. Kebanyakan protein menuju ke badan Golgi, yang akan mengemas dan
memilahnya untuk diantarkan ketujuan akhirnya. Retikulum endoplasma halus tidak memiliki ribosom pada permukaannya.

d) Ribosom

Ribosom berbentuk butiran-butiran bulat yang melekat sepanjang retikulum
endoplsma ada pula yang soliter (hidup sendiri terpisah) yang bebas di
sitoplasma. Ribosom berfungsi sebagai tempat untuk sintesis protein.

e) Badan golgi

Badan golgi merupakan kumpulan ruang, gelembung kecil, dan kantong kecil
yang bertumpuk-tumpuk. Pada sel tumbuhan badan golgi disebut diktiosom.
Badan golgi berfungsi sebagai alat pengeluaran (sekresi) protein, dan lendir maka disebut organel sekresi.

f) Mitokondria

Mitokondria memiliki membran dalam dan luar, yang berbentuk seperti cerutu
dan berlekuk-lekuk (Krista). Di dalam mitokondria berlangsung proses respirasi untuk menghasilkan energi. Mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi sehingga di beri julukan “The Power House”.

g) Lisosom

Lisosom merupakn kantong kecil yang bermembran tunggal yang mengandung
enzim pencernaan. Lisosom berfungsi mencerna bagian-bagian sel yang rusak
atau zat asing yang masuk ke dalam sel serta penghasil dan penyimpan enzim
pencernaan seluler.

h) Vakuola

Vakuola adalah ruangan yang terdapat di dalam sel. Pada sel tumbuhan yang
sudah tua, vakuola tampak berukuran besar dab berisi cadangan makanan dan
pigmen. Pada sel hewan, vakuola berukuran kecil. Vakuola mengandung garam
organik, glikosida, butir pati, dan enzim. Adapun selaput pembatas antara
vakuola dan sitoplasma ialah tonoplasma.

i) Plastida

Plastida merupakan badan bermembran rangkap yang mengandung membran
tertentu. Plastida mengandung pigmen hijau (klorofil) disebut kloroplas,
sedangkan yang berisi amilum disebut amiloplas. Plastida hanya terdapat pada sel tumbuhan. Ada tiga jenis plastida yaitu lekoplas, kloroplas, dan kromoplas.

Lekoplas adalah plastida berwarna putih yang berfungsi sebagai penyimpan
makanan dan terdiri dari amiloplas (untuk menyimpan amilum), elaioplas
(untuk menyimpan lemak/minyak), dan proteoplas (untuk menyimpan
protein). Kloroplas yaitu plastid yang memiliki pigmen waran hijau. Kromoplas yaitu plastid yang mengandung pigmen, seperti karotin (kuning), fikodanin (biru), fikosantin (kuning), dan fikoeritrin (merah).

j) Sentrosom

Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (mitosis
maupun metosis). Organel ini hanya terdapat pada sel hewan yang berfungsi
aktif dalam pembelahan sel. Sel tumbuhan dan sel hewan memiliki perbedaan
yang cukup terlihat dengan adanya perbedaan organel yang ada pada sel
tersebut.

Ulangan

https://forms.gle/hLNSfHoALoGLEa6S6

Total
0
Shares
Related Posts